Oleh : Bambang BU
Tasikmalaya, FOKUSJabar.com : Nanink
Marliany guru kimia SMA Negeri 1 Cineam Kabupaten Tasikmalaya meraih
penghargaan dari Organisasi Kementerian Pendidikan Asia Tengga (The
Southeast Asian Miniters Of Education Organization/SEAMEO) sebagai guru
berprestasi.
Nanink Marliany menerima penghargaan
bidang Science Teacher Award Asia Tenggara SEAMEO, di Ancol Jakarta, 25
Oktober 2013 lalu. “Alhamdullilah tahun ini saya terpilih sebagai
penerima penghargaan guru kimia seAsia tenggara, ini anugrah yang luar
biasa bagi saya,” kata Nanink.
Untuk bisa ikut dalam ajang bergengsi
tersebut tidak mudah. Semua guru yang ikut merupakan guru berprestasi di
masing-masing negaranya. Mengirimkan laporan atau jurnal hasil
penelitian metode pendidikan kimia dengan bahasa Inggris.
Nanink mengaku mengirimkan hasil
penelitian metode pendidikan dengan model pembelajaran inkuiri replektif
yang diimplementasikan di sekolah. Hasilnya luar biasa metode lanjut
dia, yang pada awalnya dijadikan tesis untuk menyelesaikan S2 tersebut
diganjar penghargaan di tingkat Asia Tenggara.
Peserta yang ikut dalam ajang tersebut
berjumlah 29 guru dari berbagai negara di Asia Tenggara. Peserta dari
Indonesia 16 guru berprestasi yang mengikuti seleksi. Dari Jabar saya
dan satu guru dari Bandung,” kata dia.
Setelah menerima penghargaan bergengsi
tersebut, Nanink mengaku akan terus mengembangkan metode pendidikan
berbasis inkuiri tersebut di sekolahnya. Bahkan dirinya berharap bisa
mengikuti ajang penghargaaan guru kimia tingkat internasional tahun 2014
yang akan diselenggarakan di Thailand.
Saat ini menurut Nunink, SEAMEO tidak
melepas begitu saja para guru berprestasi tingkat Asia Tenggara itu.
Para guru kimia terus dipantau dan diberi bimbingan bagaimana cara
pembelajaran yang efektif bagi anak-anak. Bimbingan khusus tersebut juga
tidak hanya diikuti oleh guru kimia, tetapi juga para pemegang
kebijakan di negeri ini.
Sementara itu, kelebihan belajar dengan
menggunakan metode inkuiri bisa meningkatkan potensi intelektual siswa,
bisa membentuk konsep diri, mengembangkan bakat yang dimiliki siswa,
menghindari cara-cara belajar dengan menghafal dan memberi waktu pada
siswa untuk mengasimilasi dan mengakomodasi informasi.
Kepala SMA Negeri 1 Cineam, Yayat
Sudrajat bersyukur atas prestasi yang diraih oleh Nunink. “Penghargaan
ini bisa menjadi modal bagi semua guru untuk terus meningkatkan kualitas
pendidikan di SMA Negeri 1 Cineam ini, sehingga kualitas pendidikan
jauh lebih baik,” katanya.(ADR)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar