Mendengar cerita dan curhat dari siswa-siswi SMA tentang metode
pengajaran di sekolah favorit dan ternama kok malah jadi miris. Seharusnya sekolah-sekolah favorit itu bisa memberikan contoh yang baik
dan senantiasa membuktikan keunggulan mereka bukan malah membuat berita yang
tidak baik. Kalau sekolah-sekolah favorit seperti ini nanti bagaimana dengan
kualitas pendidikan di Indonesia tercinta ini.
Mending siwa-siswi ini disekolahkan di sekolah yang biasa-biasa aja
kalau gitu. Banyak yang berkata kalau guru-guru di sekolah yang biasa itu mengajari
siswa-siswinya dengan serius dan sabar. Beda sekali dengan guru-guru di sekolah-sekolah
yang punya nama, guru-gurunya agak sedikit malas mengajar. Lantas bagaimana
cara memilih sekolah yang cocok buat putra–putri bapak/ibu semua. Ini tentunya menjadikan
persoalan sendiri tentunya.
Ada siswa yang bilang kalau dahulu dari kelas 1 sampai sekarang
sudah kelas 3, gurunya jarang dan malas mengajar. Kemudian gurunya malas
menjelaskan kepada siswa-siswanya. Sebenarnya apa yang terjadi dengan
sekolah-sekolah yang punya nama ini.
Ada hal kecil yang bisa kita lakukan. Dengan mendirikan les privat
ini, kami dapat membantu siswa-siswi yang masih kebingungan untuk belajar lebih
rajin. Meskipun di sekolah seperti itu, tapi kami yakin les privat ini sebagai
salah satu cara untuk membantu siswa
agar lebih baik kualitas belajarnya dan bisa meraih cita-cita sesuai
kemampuanya sendiri. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar